BISIKAN RERAMA

persisi awan yg menitis lembut
bersama dinginnya rindu
aku sering alpa pada ketentuan yg azali
dikala resah menghadirkan dirinya . . .
ku hamparkan selendang rindu ditaman asmara
dedaun nan melambai seakan merestui atas setiap kejadian

mungkinkah kita bisa kembali
mengemis cinta kita yg dahulu
merayu pada tiap kenangan
agar hentikan perpisahan . . .

aku gadis hina dimatamu
laksana sang rerama yg berterbangan tanpa arah
mencri hanya sekelumit madu yg tulin

sedangkan kau ialah  helang
yg gagah diangkasa
menarik perhatian pada tiap yg memandang . . .

dan nyatanya sehingga kini
kau dan aku
tak bisa kembali . . .

Untitled
ku rindu kamu . . . .


Comments